Leo Zagami : The Last Idealist In The Illuminati

Diposting oleh Rizal on Minggu, 29 Januari 2012

Leo Zagami, benarkah Dia Seorang Pemberontak?

Zagami menjelaskan bahwa sekarang adalah akhir jaman, dan ini tidak main-main, tegasnya, Hal itu disampaikannya pada tanggal 3 Januari 2007 dalam sebuah wawancara di situsnya.
“Perlu diingat bahwa akan terjadi perubahan posisi kosmis pada tanggal 21 Desember 2012, dimana hal itu menyisakan waktu 6 tahun kepada kita untuk mempersiapkan diri … Jadi, sebaiknya waktu itu dipersiapkan oleh masing-masing kita, kemudian semuanya bangkit melawan Illuminati dan mempertahankan hak kita di bawah lindungan Tuhan Yang Maha Esa sebelum Illuminati mengambil kendali dan memulai menganiaya orang-orang beriman. … Siapkan senjata kalian untuk mempertahankan keyakinan atau kita akan hancur binasa. Ini perang melawan Setan, jadi, wahai penduduk bumi belahan Barat,  (Timur juga dong)  sadarlah, atau kalian akan bangun dari mimpi buruk di pagi hari bulan Desember 2012.
“Mulai tahun 2010 Anda akan memulai merasakan perubahan suasana secara besar-besaran, akan tetapi pada tahun 2012 Anda akan melihat dengan jelas berakhirnya peradaban ini dengan mata kepala kita sendiri … akan terjadi total NAZIFIKASI negara-negara Barat pada tahun 2010, sebelumnya terjadi kondisi perekonomian yang sangat buruk yang akibatnya akan dirasakan setiap orang. Kemudian ketegangan sosial akan memuncak ketingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pada akhirnya menjadi konflik internal pada tahun 2012, yaitu PERANG SAUDARA”
“Apakah Anda siap mati untuk Tuhan dan dengan keyakinan agama Anda untuk melakukan perubahan positif untuk dunia, ataukah Anda semua hanyalah sekumpulan pengecut yang berada di bawah kekuasaan setan, bisanya hanya bicara saja dengan tidak ada bukti nyata”
Zagami, sebagai mantan anggota  the Comitato Esecutivo Massonico – Masonic Executive Committee (MEC) of Monte Carlo,  sebelum hengkang dari MEC adalah asli orang dalam, sebagai anggota Freemasonry tingkat 33, dan sebagai salah seorang pimpinan dalam kelompok Loji setan P2 (Propaganda 2) Freemasonry. Dia adalah seorang “pangeran” yang dipersiapkan untuk mengambil alih pimpinan Illuminati dari “raja” Licio Gelli yang sudah tua.
Alasan mengapa sampai saat ini saya meremehkan Zagami, karena ia memberi kesan bahwa kekuasaan Illuminati berada di Vatican di bawah Jesuit. Saya sendiri tetap berkeyakinan bahwa kekuasaan Illuminati berada di bawah kartel bank sentral dunia, yang dikepalai oleh Rothschild, … mereka dalam melakukan kontrolnya dengan cara memanfaatkan anggota-anggota Freemason, Zionis, Jesuit, Vatican, Sosialis, Liberal, Komunis, Feminis dan Aktifis Gay, Neo Cons, semua Dinas Rahasia, Media Massa, Yayasan dll.
Namun alangkah bodohnya bila terus-menerus meremehkan pengakuan berharga Zagami, karena alasan ketidak sesuaian akademis. Saya kira Zagami tidak mengindahkan Zionis, hanya saja dia memfokuskan perhatiannya kepada apa yang dia ketahuinya secara langsung.
Illuminati layaknya seperti gerombolan. Tidak masalah jika keluarga Chicago, London atau New York yang melakukan tugas. Mereka merupakan lingkaran keluarga yang tumpang-tindih yang hidupnya diabdikan untuk kepentingan tujuan yang sama, yaitu menguasai dunia dengan sistem Luciferian.
Greg Szymanski again deserves our thanks for featuring Zagami on his web site since October. Jeff Rense also deserves credit for posting  Greg’s stories.
Di bawah ini sebagian ringkasan wawancara Greg dengan Zagami.

Pertunjukkan Boneka Illuminati

Zagami menjelaskan bahwa dunia merupakan pertunjukkan boneka global di kendalikan oleh tangan-tangan manusia idiot, yang tidak pernah merubah cara hidupnya selama berabad-abad di bawah naungan ajaran Lucifer.
Kata Zagami, mereka bekerja bersama-sama, termasuk Hugo Chavez yang dengan sungguh-sungguh membantu melaksanakan agenda Bush dengan penampilan  theatrical  nya. Chavez dikendalikan oleh Vatican dan bekerja untuk The New World Order sebagaimana juga dilakukan oleh hampir semua pimpinan pemerintahan dan agama-agama di dunia.
“Begitulah cara mereka bekerja bersama-sama di lapisan atas untuk satu tujuan yang mereka pikir merupakan suatu  cover-up  yang sempurna. Wahabi atau Wahibi [the Saudis] diciptakan oleh Zionis dan teman-temannya, orang Inggris mengira sebagai suku bangsa Israel yang hilang. Hal serupa juga terjadi pada Arafat dan apa yang disebut Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Islam), sama-sama diciptakan oleh Dinas Rahasia Inggris.
Dalam e-mailnya kepada saya pada hari minggu, Leo menyebut konflik Iraq-Iran-Israel sebagai “pertunjukkan Dinas Rahasia Asing” dan Ahmadinejad di kenal sebagai pengikut aliran setan yang tidak jelas hubungannya dengan Islam”.
Dia juga mengatakan bahwa konflik Putin dengan Rothschild hanyalah sebuah “permainan”. Putin juga dikendalikan oleh Illuminati.
Zagami menantang bekas teman-temannya anggota Freemasonry penyembah setan dan pelaku black magic, para penipu, untuk berdialog secara terbuka. Untuk menguasai rakyatnya sendiri, para Aristokrat Eropa dalam melaksanakan pemerintahannya selalu dibantu dengan  sorcery  dan  black magic  .. serta kekuatan setan lainnya … Mereka belajar ilmu setan ini dari Guru-gurunya di Roma yang didapatkannya dari Yunani, Mesir, Sumeria … yang tidak pernah berhenti melakukan penipuan terus menerus terhadap umat manusia.
Selanjutnya dikatakan bahwa G.W. Bush adalah anak “orang paling berkuasa di Illuminati dan dia dibina bapaknya serta CIA untuk menjadi seorang ujung tombak boneka  Antichrist Vatican Zionist, dan tidaklah menjadi masalah bagi Illuminati, apakah ia menjadi presiden atau tidak, karena keluarga Bush akan selalu tampil berperan memimpin keadaan dan mendikte presiden. Ingat tokoh setan Anton LaVey, pendiri Gereja Setan dan pengendali perang pemikiran CIA adalah teman dekat George H. Bush, mereka bersama-sama merencanakan untuk menokohkan anaknya George W.Bush sebagai pengikut setan, untuk melakukan peran penting saat datangnya Era Setan setelah 11 September 2001. Dan rencana tersebut dipersiapkan sudah sejak lama, sewaktu Anton LaVey masih hidup.
Dia menjelaskan bahwa angka 666 saat ini terpampang dimana-mana: “padanan kata  “w”  dalam bahasa Ibrani adalah huruf  “vav”  atau  “waw”.  Nilai angka vav adalah 6. Jadi dalam bahasa Inggris  “www”  bila dialihkan ke dalam bahasa Ibrani menjadi  “vav vav vav”,  dengan angka 666. Sekarang ini sudah dapat dipastikan kita tidak dapat melakukan bisnis di situs internet tanpa menggunakan huruf WWW, kemudian juga kita diawasi oleh kamera pengintai dan akhirnya menyusul pemasangan  micro-chip  di dalam badan manusia.  Micro-chip  merupakan  Mark of the Beast  terakhir dan akan menjadikan kita di bawah kekuasaan Setan sepenuhnya, dan mereka sudah siap untuk melakukan Armagedon melawan Mesiah. Jadi kita harus melakukan perlawanan untuk membantu datangnya Mesiah yang sebenarnya.
“Saat ini hampir semua ajaran agama dirusak dari dalam oleh Illuminati, termasuk Islam, Yahudi, Evangelis, Protestan,  the Born-Again  Kristen, semuanya di kuasai secara rahasia oleh Freemasonry, dinas rahasia, Ksatria Malta, dan Jesuit. Jadi dialog antar-agama secara murni pun sangat mustahil untuk dilakukan.

Kesimpulan

Leo Zagami menilai dirinya sebagai  “the last idealist in the Illuminati.”  Dan mengatakan bahwa Ia memimpin perlawanan terhadap Illuminati dan cukup memperoleh dukungan dari teman-temannya yang sama-sama sadar (  The Order). Adalah penuh harapan dalam situasi seperti saat sekarang ini muncul seorang yang berani dan layak seperti Leo Zagami. Akan berdosa besarlah bila kita menolak pahlawan sejati dan membiarkannya dimanfaatkan oleh setan, penipu yang licik dan jahat. Dan ingat, Illuminati selalu bekerja dengan metoda Hegel, mempertentangkan satu dengan yang lainnya, memecah belah, kemudian datang menawarkan diri sebagai juru selamat: Contohnya, FDR, Hitler berhasil menjebak rakyat Jerman ke dalam perangkap Illuminati.
“Dalam e-mailnya kepada saya, Leo mengatakan bahwa  “ANDA SAAT INI HIDUP DI DALAM SEBUAH PENJARA ILUMINATI YANG DIBANGUN OLEH JESUIT DENGAN DANA KEUANGAN ZIONIS”,  Saya setuju mengenai “Penjara Illuminati”. Untuk yang lainnya, Saya akan terus bertanya kepada Leo, membaca dan memikirkannya.
Elit Penguasa Dunia, yaitu The New World Order yang fasis membangun rumah penjagalan untuk kita secara terang-terangan: Kejadian 11 September 2001 merupakan bukti nyata kebengisannya. Kita punya pilihan salah satu dari alternatif ini: pergi ke rumah jagal seperti domba, atau menerima saran Zagami dan melakukan persiapan.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar